Rembulan Merindu
Padang mawar merah itu kian memesona. Merahnya menyilaukan. Wanginya memabukkan. Inong bergeming, hatinya terpatri di situ. Tak hendak beranjak barang seinci. Kemilau keindahan yang tak kuasa ia tolak atau memang tak mau ia tolak. Inong menyadari posisi dirinya. Paham betul kekurangan dan keinginan diri. Masalah timbul ketika ia ngotot memposisikan diri bukan pada posisinya. Apakah karena ia terlalu memegang teguh rasa keadilan atau memang makna keadilan yang gagal ia pahami. Inong merasa sudah benar berada pada posisinya, tetapi ia merasa tidak diperlakukan sesuai posisinya. Wajar jika begitu banyak tanya di benak Inong atas fakta bahwa dirinya bukan prioritas. Ia tak biasa menerima perlakuan itu. Jadi sangat sulit bagi Inong untuk menerima bahwa ia tak sepenting itu untuk berada di situ. Ada begitu banyak pengorbanan yang harus dilakukan. Mengesampingkan harga diri. Membuang prinsip-prinsip hidup yang selama ini ia agungkan. Kadang Inong merasa ingin pergi menjauh, t...